Salah satu cara untuk mengatur keuangan agar bisa sehat dan menang sprint dengan inflasi itu adalah dengan berinvestasi. Investasi berarti menempatkan sejumlah dana untuk dikelola secara optimal agar bisa memberikan hasilĀ  yang signifikan, sehingga dengan hasil (return) tersebut kenaikan harga-harga tadi bisa dilompati atau uang yang dikelola cukup untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Wah enak kan. Pertanyaan berikutnya, bagaimana cara berinvestasi?

Investasi itu banyak caranya, mulai yang gampang hingga yang sulit. Mulai dari yang besar untungnya, hingga yang besar juga risikonya. Berikut poin-poin yang perlu dipertimbangkan:

  1. Tentukan terlebih dahulu tujuan keuangan yang ingin dicapai. Apakah untuk persiapan dana pendidikan anak, dana pensiun, dana darurat, membeli rumah, kendaraan, atau kebutuhan lainnya.
  2. Tujuan tersebut penting untuk melihat berapa lama jangka waktu investasi yang akan dilakukan, dan sebaiknya ditempatkan pada instrumen investasi apa.
  3. Pertimbangkanlah sarana investasi yang paling sesuai dengan profil risiko kita. Ukur risiko yang mampu ditanggung bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat berinvestasi.
  4. Pelajari setiap instrumen investasi dan perkembangannya. Lakukan monitoring dan evaluasi yang rutin terutama pada saat terjadi perubahan tujuan dan kondisi keuangan yang ada.
  5. Masukkan dan pertimbangkan unsur inflasi dalam pemilihan instrumen investasi yang tepat.
  6. Konsultasikanlah dengan ahlinya bila menemui kendala dalam berinvestasi.
  7. Mulailah saat ini juga. Selamat Berinvestasi.

Penulis: Dr. Ai Nur Bayinah, SEI., MM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *